Dinas P2PA Kotamobagu dan Kementerian PP dan PA RI Sosialisasi Percepatan Kepemilikan Akta Lahir Anak

 

Kadis P3A Kota Kotamobagu Siti Rafiqah Bora, SE Memberi Penjelasan Terkait Sosialisasi

Kotamobagu–Mewakili Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Drs. Nasrun Gilalom, Kamis (30/3), membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran Anak yang dilaksanakan di ruang meeting Kinalang Sutan Raja Hotel Kota Kotamobagu.

Dalam kesempatan tersebut, Nasrun yang membacakan sambutan Walikota mengatakan, “Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan informasi tentang pentingnya pencatatan sipil dan kependudukan serta pemenuhan hak anak, khususnya kepemilikan akta kelahiran anak,” ujarnya.

Asisten Deputi Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Drs. Dermawan, MSi, yang hadir sebagai narasumber menyampaikan optimismenya terkait cakupan akta kelahiran anak di Kotamobagu yang saat ini sudah mencapai 67%, dari target nasional sebesar 79%. “Saya optimis Kotamobagu bisa memenuhi target ini, melihat respon seluruh stakeholder serta pihak terkait dalam kegiatan hari ini, mereka punya minat serta usaha dalam upaya percepatan peningkatan cakupan akta kelahiran anak,” ungkapnya.

Salah Satu Kartu Identitas Anak Yang Sudah Dikeluarkan

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kota Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora, SE menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kotamobagu, untuk bersama-sama dalam upaya meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya kepemilikan akta lahir anak dan juga kartu identitas anak.

“Iya, setelah kegiatan ini, kami akan segera berkoordinasi dengan SKPD terkait, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya kepemilikan akta kelahiran anak  dan kartu identitas anak dalam rangka pemenuhan hak anak, dimana hal ini juga merupakan salah satu indikator penilaian Kota Layak Anak. Mudah-mudahan Kotamobagu tahun ini bisa meraihnya,” ujar Rafiqa.

Lebih lanjut Rafiqa mengatakan, “Kotamobagu sendiri merupakan satu-satunya daerah di Sulawesi Utara yang ditunjuk Kementerian PP dan PA Republik Indonesia sebagai tempat pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, kami hanya sebatas memfasilitasi, sumber dana berasal dari Kementerian,” pungkasnya.

Selain dihadiri sejumlah narasumber, peserta dari berbagai unsur terkait nampak hadir, diantaranya kementerian agama, kantor imigrasi, pengadilan agama, kepolisian, sejumlah organisasi perempuan, lembaga swadaya masyarakat, serta SKPD terkait. (Admin_DiskominfoKK)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.