DPPKAD Kota Kotamobagu Jadi Rujukan Sasaran Studi Banding

dppkad 2

Kotamobagu– Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) terus melakukan terobosan guna mewujudkan sistem pengelolaan keuangan yang baik, transparan dan akuntabel. Salah satunya adalah melakukan pengembangan informasi dan teknologi transparansi keuangan. Hal tersebut menjadikan Kota Kotamobagu sebagai salah satu daerah di Bolmong Raya bahkan di Sulawesi Utara yang menerapkan sistem aplikasi online pengelolaan keuangan daerah.

11216719_509425375910948_4075459001935239521_n

Berbagai terobosan yang dilakukan jajaran pemerintahan Tatong Bara dan Jainudin Damopolii sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota, rupanya menarik perhatian pemerintah daerah lainnya di Sulut. Terbukti, DPPKAD Minahasa Selatan dan DPPKAD Bolaang Mongondow Timur menjadikan KK sebagai sasaran study banding untuk penerapan sistem transparansi pengelolaan keuangan daerah,Senin (18/4).

Hal yang dipelajari dari kunjungan studi tersebut adalah soal cara penerapan sistem kasda online, transparansi pengelolaan keuangan dan sistem pencairan cepat tanpa antri dan transparan.

“Kami membuka diri dan siap berbagi dengan daerah lain soal penerapan sistem transparansi pengelolaan keuangan daerah,” ujar Kepala DPPKAD, Rio Lombone.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya berkomitmen mewujudkan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Beberapa aplikasipun telah diluncurkan beberapa waktu lalu, seperti Sistem Aplikasi Cari Tahu cair (SiCaCa), Sistem Aplikasi Pengecekan Dokumen (SiPeDe) dan Sistem Aplikasi Mobantu Masyarakat (SiMaBa).

“Jadi,bukan hanya pejabat atau orang-orang tertentu yang dapat mengakses aplikasi tersebut, tapi semua kalangan masyarakat juga bisa mengaksesnya,” tandas Lombone.(Humas)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.