Dua Pejabat Pemkot selesai Diklat Pim II

Tampak Kadisbudpar, Moch. Agung Adati, S.T, M.Si, saat mengikuti ujian akhir PIM II

Kotamobagu—Dua Pejabat Tinggi Pratama utusan Pemkot Kotamobagu, yakni Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu, Moch. Agung Adati, S.T, M.Si  dan Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Kota Kotamobagu,  Virginia D. Olii, SE selesai mengikuti Pendidikan dan Pelatihan  Kepimpinan Tingkat II (Diklat Pim II) Angkatan XI Tahun 2017, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Bandung Provinsi Jawa Barat, Jumat (3/11).

Diklat Pim II yang diselenggarakan sejak bulan Juli sampai November 2017 ini merupakan Diklat yang menggunakan pola baru, dimana kompetensi yang dibentuk meliputi dua aspek yaitu penguatan mental kebangsaan dan integritas, serta kompetensi manajerial.

Menurut Kepala Disbudpar, Moch. Agung Adati, ST, M.Si, setiap peserta diwajibkan merancang proyek perubahan pada organisasi yang dipimpinnya, kemudian mengimplementasikan proyek perubahan tersebut sesuai dengan target yang ditetapkan.

Tampak Kadiscapil Kotamobagu, Virginia D. Olii, S.E, saat mengikuti ujian akhir PIM II

“Contohnya permasalahan di bidang kepariwisataan Kota Kotamobagu, yang hingga saat ini belum berkembang. Permasalahan ini kemudian dirumuskan ke dalam judul proyek perubahan yaitu Strategi Pengembangan Pariwisata di Kota Kotamobagu Melalui Pembentukan Desa Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat atau CBT (Community Based Tourism),” jelas Agung.

Kedua peserta Diklat Pim II saat selesai mengikuti ujian

Sementara itu Kadis Dukcapil Kotamobagu, Virginia D. Olii, S.E, yang mengambil judul proyek perubahan Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Penerbitan Akta Kematian Cepat dan Tepat Waktu Di Kota Kotamobagu, mengatakan hal ini merupakan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan perolehan akta kematian bagi masyarakat secara cepat dan tepat waktu.

“Jika sebelumnya untuk mendapatkan akta kematian membutuhkan waktu berhari-hari, maka saat ini sebelum pemakaman, akta sudah bisa diserahkan kepada ahli duka. Namun demikian untuk kelancaran mekanisme ini, saya berharap agar pemerintah desa maupun kelurahan sesegera mungkin menyampaikan Informasi kepada petugas kami yang ada di dinas,” ujar Virginia.

Secara khusus keduanya menyampaikan terima kasih kepada Walikota Kotamobagu Ir. Tatong Bara, yang telah memberikan kesempatan keduanya untuk mengikuti diklat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu walikota yang telah memberikan kami kesempatan memperoleh tambahan ilmu selama Diklat. Semoga segala ilmu yang kami peroleh, dapat membawa perubahan dalam organisasi yang kami pimpin ke arah yang lebih baik lagi, dan bisa ikut bersama-sama dengan pemerintah di bawah pimpinan Ibu walikota dalam membangun Kotamobagu ke depannya,” tutup keduanya. (Admin_DiskominfoKK)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.