Entry Meeting Bersama BPK RI Sulut, Walikota: SKPD Jangan Tunggu Koreksi BPK

Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, memberikan arahan kepada SKPD terkait entry meeting BPK RI

Kotamobagu—Entry meeting pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota Kotamobagu Tahun 2016 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara, dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Walikota Kotamobagu, Jumat (7/4) sore.

Kegiatan dilaksanakan guna menjalin komunikasi serta informasi dalam bentuk koordinasi antara Pemerintah Kota Kotamobagu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara dalam rangka mempertahankan opini terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016.

Kegiatan yang dibuka langsung Walikota, Ir. Tatong Bara, tersebut dihadiri tim auditor BPK RI Perwakilan Sulut, seluruh PPK, PPTK, Bendahara, Pengurus dan Penyimpan Barang  masing-masing SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara foto bersama tim pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Sulut dan Sekretaris Daerah, Tahlis Gallang,S.IP,MM

Dalam kesempatan tersebut, terkait pemeriksaan terhadap LKPD Tahun 2016, Walikota Tatong Bara kembali mengingatkan kepada para pimpinan SKPD agar jangan berharap koreksi dari BPK, melainkan harus membantu BPK untuk memberikan ruang, waktu dan informasi selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Kotamobagu tiga tahun terakhir berturut-turut  memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sulut. Untuk kembali memperoleh opini WTP, maka jangan menunggu koreksi dari BPK, tapi kitalah yang  harus membantu BPK untuk memberikan waktu dan ruang sebesar-besarnya dalam proses pemeriksaan berlangsung, guna menuju pengelolaan keuangan yang lebih baik lagi,” ujar Tatong.

Sementara itu, Puspita Dewi, selaku pengendali teknis tim perwakilan BPK RI Sulut berharap, proses pemeriksaan yang akan berlangsung selama 40 hari ke depan dapat berjalan baik,

“Untuk pemeriksaan selama 40 hari ke depan ini, kami berharap agar dokumen yang nantinya diserahkan harus benar-benar real dan apa adanya, agar kami tidak salah dalam menyimpulkannya, karena hasilnya nanti akan mempengaruhi opini,” ujarnya.(Admin_Diskominfo)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.