Musrenbang RPJMD Perubahan, Walikota: Mari Kita Fokus

Tampak walikota saat menghadiri kegiatan

Kotamobagu—Walikota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, menghadiri sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan Kota Kotamobagu Tahun 2013-2018, Selasa (8/8), di Paripurna Room, Hotel Senator Resort Kotamobagu, Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Walikota dalam sambutannya menyampaikan, penyesuaian dokumen RPJMD adalah ketentuan peraturan perundang-undangan setelah pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap kelembagaan perangkat daerahnya.

Walikota menandatangani Berita Acara RPJMD Perubahan

“Penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seluruh pemerintah daerah yang dilaksanakan awal tahun ini, telah ditindak lanjuti Pemerintah Kotamobagu melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kota Kotamobagu. Ini kemudian diikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 061/2911/SJ Tahun 2016 tentang Tindak Lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, yang mengamanatkan agar seluruh pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap dokumen rencana pembangunan daerah sesuai kelembagaan perangkat daerah yang dibentuk dengan PP 18 Tahun 2016,” ujar Walikota.

Menurut Walikota, RPJMD adalah dokumen strategis daerah yang memuat sasaran, strategi, arah dan kebijakan pembangunan daerah, keuangan daerah serta program perangkat daerah yang bersifat indikatif.

Ketua DPRD Kotamobagu menandatangani Berita Acara RPJMD Perubahan

“RPJMD adalah dokumen yang sangat strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Didalamnya memuat penjabaran Visi Misi Walikota dan Wakil Walikota periode 2013-2018. Mari kita sama-sama memberikan kontribusi penting dalam penyesuaian dokumen ini, dengan tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Apalagi Kotamobagu sudah memasuki penghujung periodisasi masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota, yang akan berakhir tahun depan,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan terdapat empat hal yang harus menjadi fokus dalam penyesuaian dokumen RPJMD, yang menjadi isu sentral dalam perencanaan dan pengembangan daerah.

“Penyesuaian yang kita laksanakan hari ini harus fokus pada empat hal. Pengembangan kawasan strategis; kesiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA); One Product One Village (OPOV), dan pengembangan Smart City,” ujarnya.

Para Kepala SKPD yang hadir

Walikota pun meminta agar seluruh jajaran SKPD Pemkot Kotamobagu lebih fokus melakukan penyesuaian dokumen perencanaan, terutama melakukan lompatan-lompatan perubahan yang men-global dari keempat hal itu.

“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pemenuhan syarat adminsitrasi saja, tapi harus dilakukan dengan lompatan-lompatan perubahan yang menglobal dan akomodatif terhadap empat isu tersebut. Mari kita fokus melakukan penyesuian-penyesuaian yang berarti agar RJPMD Kotamobagu dapat lebih sempurna,” ucap Walikota.

Turut hadir dalam kegiatan Ketua DPRD Kota Kotamobagu beserta sejumlah anggota, Sekretaris Daerah, Adnan Massinae, S.Sos, M.Si, para Asisten Setda, pimpinan SKPD Pemkot Kotamobagu, Camat, Lurah/Sangadi, perwakilan Forum Anak, perwakilan Kotaku (Kota Tanpa Kumuh), serta jajaran SKPD di Lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu. (Admin-DiskominfoKK)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.