Terkait Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, Adnan: Jangan Ada Desa Yang Terlibat Masalah Hukum

Tampak para sangadi dan perangkat yang mengikuti rapat evaluasi

Kotamobagu—Sekretaris Daerah  Kota  Kotamobagu, Adnan Massinae, S.Sos, M.Si, menegaskan agar penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang ada di wilayah Kota Kotamobagu tidak sampai menimbulkan masalah hukum.

Penegasan tersebut disampaikannya di hadapan para sangadi/kepala desa saat memimpin Rapat Evaluasi Penyerapan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahap I Tahun 2017, di Aula Kantor Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kamis (14/9) pagi.

Adnan mengatakan saat ini desa menjadi primadona dengan adanya pengalokasian dana desa  yang cukup besar  dari pemerintah. Hal ini tentunya, harus dipergunakan sebaik mungkin untuk membangun desa.

“Pengalokasian dana yang cukup besar untuk pembangunan di desa merupakan sebuah keuntungan besar bagi desa-desa. Hal ini perlu diimbangi dengan bukti nyata melalui pelaksanaan pembangunan fisik desa maupun pemberdayaan masyarakat. Makanya melalui kesempatan ini, saya mengingatkan jangan sampai ada masalah-masalah yang timbul akibat penggunaan dana desa, terlebih yang nantinya berdampak secara hukum,” kata Adnan.

Ia menghimbau agar setiap kepala desa/sangadi maupun perangkat yang terlibat dalam penggunaan dana desa, agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan juga para pendamping desa masing-masing.

“Sesuai petunjuk Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, jika ada hal-hal yang belum dipahami oleh kepala desa maupun pengelola keuangan desa,  jangan malu untuk bertanya dan berkoordinasi. Baik itu melalui Dinas PMD, Badan pengelola Keuangan Daerah, Inspektorat maupun pendamping desa. Hal ini dimaksudkan, agar supaya kita semua terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” jelas Adnan. (Admin_DiskominfoKK)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.