Tingkatkan Pemahaman Pelaku Usaha serta ASN, Pemkot Gelar Sosialisasi Pertambangan dan Energi, serta Penggunaan LPG 5,5 kg

Asisten II Setda Kota Kotamobagu, Drs. Gunawan Damopolii, saat membuka kegiatan

Kotamobagu—Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Bagian ekonomi dan Pembangunan Setda Kotamobagu, melaksanakan kegiatan sosialisasi pendataan produksi serta pemanfaatan di bidang pertambangan dan energi (BBM dan LPG) serta penggunaan LPG 5,5 kg untuk ASN di lingkungan Pemkot  Kotamobagu, dilaksanakan di Restoran Lembah Bening, Kelurahan Sinindian, Kotamobagu Timur, Senin (30/10).

Kegiatan yang dibuka Asisten Bidang Pekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Gunawan Damopolii ini, dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kotamobagu, para narasumber, serta pelaku usaha khususnya para agen pangkalan LPG dan Pimpinan SPBU se -Kotamobagu.

Kepala Bagian ekonomi dan pembangunan Setda Kotamobagu Alfian Hasan, mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman kepada pelaku usaha yang beraktifitas di bidang pertambangan, untuk dapat menjalankan usaha sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu menurut Alfian, khusus lingkup Pemkot, sosialisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ASN untuk menjadi teladan bagi masyarakat.

Tampak para peserta sosialisasi yang hadir

”Artinya ASN harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak bergantung pada kemudahan subsidi pemerintah, serta ikut menyalahgunakannya,” terang Alfian.

Sementara itu, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kotamobagu, Drs Gunawan Damopolii, melalui sambutannya menyampaikan selain himbauan kepada ASN untuk tidak menggunakan LPG bersubsidi, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan gagasan melakukan kerjasama dengan pihak penyalur LPG dalam pemenuhan kebutuhan LPG 5,5 kg bagi ASN melalui sistem bayar tunda.

“Khusus di lingkungan ASN Kotamobagu disamping menghimbau, ada pemikiran kami untuk bisa bekerjasama dengan agen dalam memenuhi kebutuhan tabung gas LPG 5,5 kg bagi ASN, melalui sistem bayar tunda, dan yang paling penting harganya tidak akan ditambah, walaupun sistem hutang. Namun, rencana ini masih akan dikoordinasikan dengan bagian ekonomi dan pembangunan” jelas Gunawan.

Instruksi pengalihan penggunaan gas LPG 5,5 kg non subsidi bagi ASN ini, sesuai dengan Surat Edaran Walikota Kotamobagu Nomor 18.A/Setda Tahun 2017 tentang Penggunaan Tabung Elpiji Non Subsidi Bagi ASN Kotamobagu. (Admin-DiskominfoKK*)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.