Wakili Walikota Buka Pelatihan BUMDes, Nasrun: Proses pengelolaan Harus Transparan

Asisten I Setda Kotamobagu, Drs. Nasrun Gilalom, saat memberikan sambutan

Kotamobagu—Pelatihan pengelolaan keuangan desa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para Aparatur Pemerintah Desa, dalam melaksanakan berbagai program kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan di tingkatan desa.

Hal ini disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan, Drs. Nasrun Gilalom, saat mewakili Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, pada pembukaan kegiatan Pelatihan Keterampilan Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, Kamis (27/7).

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, pengelolaan keuangan desa dapat dilaksanakan dengan lebih cermat, efisien, transparan, partisipatif dan tentunya harus sesuai dengan landasan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Nasrun

para peserta pelatihan 

Lebih lanjut dikatakan, satu hal yang paling penting dalam pengelolaan BUMDes adalah menyajikan pelaporan yang transparan bagi pemerintah dan masyarakat.

“Proses pengelolaan BUMDes harus dilakukan dengan transparan dan terbuka, termasuk didalamnya mekanisme check and balance, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Hal yang sama pun harus dilakukan dalam penyusunan rencana pengembangan usaha,” terangnya.

Untuk itu, Nasrun kembali menghimbau pada para peserta pelatihan agar dapat mengikuti kegiatan dengan serius serta penuh tanggung jawab.

“Gunakan waktu dan kesempatan ini dengan baik, agar natinya saudara-saudara dapat memahami serta menguasai semua materi, khususnya yang berkaitan dengan berbagai peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan dan manajemen BUMdes,” pungkasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lembah Bening Resto, Kelurahan Sinindian, Kotamobagu Timur ini, turut dihadiri para pejabat di lingkungan Pemerintah Kotamobagu, para sangadi se-kotamobagu, para narasumber, serta seluruh peserta pelatihan dari tiap desa se-Kotamobagu. (Admin-DiskominfoKK)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.